FOKUS = Keyakinan Pada Tujuan
Only through focus can you do world-class things,
no matter how capable you are. -Bill Gates (Fortune, July 8, 2002)-
Itulah kalimat yang dikatakan salah seorang yang termasuk jajaran orang tersohor di dunia.
Oke kita review sejenak, me-review yang mungkin sering terjadi kepada kita semua di dalam keseharian kita…
Pernah merasa kebanyakan pekerjaan sampe sepertinya tidak rampung-rampung?
“Saya pernah”
Pernah pas bangun tidur merasa banyak beban karena harus mengerjakan ini itu yang seharusnya dikerjakan kemarin-kemarin?
“Saya pernah”
Pernah merasa hari-hari tidak produktif?
“Saya pernah”
Pernah merasa tidak/kurang dihargai dengan segala yang kita berikan atau perjuangkan dan hasilnya seakan-akan untuk mencapai impian atau cita-cita kita?
“Saya pernah”
Pernah merasakan hari-hari berlalu begitu saja dan tidak ada satu pun hal yang selesai dan bermanfaat bagi kita?
“Saya juga pernah”
Pernah kita merasa bosan, jenuh dengan aktivitas yang itu-itu aja?
“Hmm…pernah tapi sepertinya saya jarang beraktivitas yang itu-itu aja”
Pernahkah kita melihat begitu sebuah peluang dan ingin mejalankannya — namun pada akhirnya tidak ada yang jalan?
Kalo yang ini, sepertinya saya belum pernah
Dan saya yakin, kita semua pernah mengalami hal-hal seperti diatas, dengan kadar berbeda dan kasus masing-masing. Ada yang punya budaya menunda sehingga kerepotan sendiri. Ada yang memang “karena kita manusia” maka kita merasa jenuh, lelah dan akhirnya tidak produktif.
Sebenarnya kebiasaan tidak baik (atau kelemahan) semacam itu bisa dihilangkan dengan jika kita memiliki sikap yakin untuk fokus pada tujuan.
Keyakinan untuk fokus pada tujuan, misal :
Kalau mau berhenti merokok, fokuslah untuk benar-benar berhenti. Sekali kehilangan fokus, tanpa sadar kita akan terbawa pengaruh untuk menghisap asap beracun itu lagi meski sudah pernah berhenti.
Kalau ingin menikah, dan kita fokus untuk melakukan persiapan-persiapan pra nikah. Jika tidak, maka tentu sampai kapanpun minimal kita tidak akan siap untuk menikah.
Kalau kita ingin menjadi karyawan terbaik atau the best “apa”, dan kita fokus betul ke tujuan itu. Dengan fokus yang jelas itu, maka dengan sendirinya kita membangun kebiasaan dan mem-brand diri kita untuk menuju ke arah tujuan itu.
Kalau mau jadi entrepreneur, jagalah niat, tujuan dan impian kita terus dan terus fokus, sebab sedikit saja kita kehilangan fokus, “jaminan” sampai matipun kita belum tentu jadi pengusaha.
Sekali lagi…
“Siapa yang ingin melakukan suatu hal yang besar bagi dunia, tidak peduli bagaimana dan seperti apa dirimu dan kemampuanmu, FOKUS-lah jawabannya!”
Mada Azhari
CEO Inventco Netmedia (www.inventco.net)
Chief of Business MEDIA CITRA, PT (www.ptmediacitra.com)
About this entry
You’re currently reading “FOKUS = Keyakinan Pada Tujuan,” an entry on MAHADAYA (dot) com
- Published:
- May 14, 2008 / 6:22 am
- Category:
- Inspirasi, Personal In Life
- Tags:
- Fokus, Kebiasaan Buruk











No comments yet
Jump to comment form | comment rss [?] | trackback uri [?]